Sabtu, 10 Maret 2012

annisa loedwjka

A ntara kepastian yang kau harap
N nyata atau hanya ilusi kah?
N amun degup jantung tak kompromi
I ngin teriak tapi malu
S ungguhkah kau tercipta untukku
A tau hanya anganku semata






L embar-lembar puisi kucipta
O leh keluguan yang kau beri
E ngkaukah memang untukku?
D alam detik-detik penantian
W aktu seakan berhenti
J arakpun memisahkan komunikasi
K aukah benar untukku?
A ku menunggu jawab mu








*happy bday my nduul yg ke 21*

....

aku ingin mendekap mu..
namun, menyentuhmu pun tak sampai
bukan tangan mu yang tak bisa qu gapai
namun asa qu yang terlalu
aku harus apa cinta??
apakah dengan menunggu,,
mimpi qu tercapai

Rabu, 15 Februari 2012

my valentine


My valentine : by Martina Mcbride

If there were no words, no way to speak
I would still hear you
If there no tears, no way to feel inside
I’d still feel for you
And even if the sun refused to shine
Even if romance out of rhyme
You would still have my heart until the end of time
You’re all I need, my love, my valentine……

All of my life, I have been waiting for, all you give to me
You’ve  opened my eyes and showed me how to love unselfishly
I’ve dream  of this a thousand times before
But in my dream I couldn’t love you more
I will give you my heart until the end of time
You’re all I need, my love, my valentine…..

…. Cause all I need is U my valentine  




Terimakasih,, terimakasih buat moment indahnya, terimakasih buat waktunya, terimakasih buat “kado” kecilnya,, Terima kasiiiih ^_*
*140212 pukul 21.35 WIB*

badendang, badansa, makan patita


Alhamdulillah selesai juga acaranya, acara yang bikin bunda qu strezz berat , sebagai ketua panitia, menyatukan beberapa kepala untuk satu tujuan memang tidak mudah, banyak tekanan di sana-sini, setelah berbagai pemunduran tanggal pelaksaanan, akhirnya acara badendang, badansa dan makan patita untuk menyambut ulang tahun PERWAMA INA DIY yang ke 3 jatuh kemarin tanggal 12 Febuari 2012,, 

Meskipun masih banyak kekurangan disana-sini, dan diguyur hujan ditengah acara, tapi keseluruhan acara suksez, seru, rame dan semua senang, tak lain tak bukan krn panitianya solid,, mama-mama qu semua hebat euy..

Jadi kangen suasana ambon, Oma, semuanya,, karena memang diciptakan seperti itu, makanan yang dihidangkan pun makanan khas ambon, ada papeda deng kuah kuning, sayur bunga papaya, ampas tarigu, pisang goreng, kasbi, keladi, pulu unti, msh banyak lagi lainnya..

Untuk hiburannya di sajikan oleh pemuda-pemudi ambon yang kuliah di jogja, mereka menarikan toki gaba-gaba dan katreji, lalu kita semua nari polonaise dan akhir acara menyanyikan lagu Gandonge…

Hiks hiks, ga pengen usai, masih pengen rame-rame trus, apadaya waktu sudah menunjukan pukul 4 sore,, sampai bertemu lagi tahun depan…